1519664918-picsay.jpg

Trend Ojek Online di indonesia sudah mulai sangat menjamur terutama di DKI Jakarta. Disetiap ruas jalan baik jalan raya hingga jalan disebuah gang sering sekali dijumpai para driver Ojek Online yang sedang mengetem menunggu orderan atau lalu lalang sembari mencari alamat dan mengantarkan penumpangnya.

Pernah suatu hari admin ARN BLOG sedang menggunakan Ojek Online untuk berangkat bekerja.
Dan dalam perjalanan sempat terjadi pembicaraan yang sempat saya singgung mengenai background sang pengemudi.

"Mas udah jadi driver berapa lama ". Tanya saya kepada pengemudi.

Sang pengemudi menjawab "Baru sekitar 4 bulan bang".

"Emangnya sebelum jadi driver kerja dimana mas, emang cukup buat biaya hidup dijakarta". Tanya saya kembali kepada pengemudi.

"Saya dulu kerja dipabrik jadi staff gudang. Cuma karena kerjanya berat dan gajinya gak seberapa saya resign coba jadi driver mas. Alhamdulillah penghasilannya lumayan sih." Balas si driver kepada saya.


Dari percakapan inilah mulailah saya berfikir sebenarnya berapa penghasilan para Ojek online. Sampai kayaknya tiap orang ingin sekali mau gabung.

1519665582-picsay.jpg
Berbekal dari rasa keinginan tahuan tersebut ARN BLOG mencoba membuat Simulasi Perhitungan Penghasilan Ojek Online Selama 1 Bulan. Silahkan dilihat dibawah ini;

Apabila dalam per 1 hari seorang ojek online dirata-rata melakukan 10x trip. Dalam per 1 trip mendapat bayaran sebesar Rp. 15,0000
Lalu dalam 1x trip seorang penumpang memberikan uang tip sebesar Rp. 2,000.

Berapa kira kira kira yang akan didapatkan sang Ojek Online selama 1 Bulan. 1 Bulan dihitung 26 hari berdasarkan kalender kerja seorang karyawan swasta.

1 hari = 10x trip x 15,000 = 150,000.
Maka yang didapat selama 1 Hari adalah Rp. 150,000.

Sekarang kita kalikan selama 1 bulan.
150,000 x 26 Hari = 3,900,000.
Jadi total penghasilan seorang Ojek Online harusnya Rp. 3,900,000. Tapi tunggu ini kan belum termasuk uang tip.

Jika diasumsikan per 1 orang memberi Rp. 2,000 sebagai uang tip.

2,000 x 10 x 26 = 520,000

Jika gabungkan maka penghasilan bersih seorang Ojek Online adalah 520,000 + 3,900,0000 = 4,420,000.

Sekarang kembali pada tema tulisan. Apakah jika dibandingkan dengan gaji seorang karyawan swasta lebih besar mana ? Jika berpatok pada standar UMR Jakarta 2018 seorang karyawan mendapatkan penghasilan sebesar 3,600,000. Dan seorang Ojek Online adalah 4,420,000.

1519665247-picsay.jpg

Penghasilan seorang ojek online ternyata jauh diatas seorang karyawan swasta.

Dari sinilah mengapa banyak sekali orang berlomba lomba untuk mendaftar menjadi ojek online karena penghasilan yang didapat jauh dari kata lumayan.

Namun perlu diingat penghasilan yang besar berbanding lurus dengan resiko dalam pekerjaan. Resiko yang dihadapi oleh seorang ojek online tidak bisa dianggap remeh karna rawan sekali terjadi kejadian yang tidak diinginkan ketika dijalan. Bisa terjadi kecelakaan atau begal dijalan. Dan masih banyak lagi.

Sekian postingan dari ARN BLOG tentang Perbandingan Gaji Seorang Ojek Online Dan Karyawan Swasta.
Jika kalian punya kritik dan pertanyaan silahkan bisa melalui komentar.

Terima Kasih