1519489866-picsay.jpg

"Masuk Dunia kerja enak nih gak usah mikirin PR lagi sama ujian".
Kata kata itu biasanya diucapkan ketika lulus dari bangku sekolah menengah keatas.
Sebagian anak anak muda diluar sana yang mulai menginjak dunia kerja pasti berkata demikian baik secara terbuka kepada orag lain maupun dalam lubuk hati yang paling dalam.

Moment kelulusan sekolah adalah moment yang bisa dibilang berasa seperti sebuah gado-gado. Rasanya senang ada juga rasa sedih.

Senang karna ada hal yang sangat menarik telah menanti diluar sana dan sedihnya karena kangen dengan moment kebersamaan sewaktu bersama guru dan teman teman disekolah.

Bagi anak anak muda yang beruntung hidup bersama keluarga yang berkecukupan kuliah adalah penantian pertama saat sudah memasuki masa kelulusan.
Namun untuk anak anak muda yang hidup bersama keluarga yang sederhana, bekerja adalah sebuah pilihan yang tepat. Selain untuk mengangkat perekonomian keluarga juga sebagai sarana mengumpulkan modal untuk kuliah, usaha ataupun menikah kelak.

Bagi anak-anak muda yang belum mencicipi nikmatnya dunia kerja pasti akan membayangkan bahwa bekerja adalah sesuatu yang sangat menyenangkan dan membanggakan.
Disamping alasan karna sudah bisa menghasilkan uang sendiri, uang yang kita dapat bisa dengan bebas dipergunakan dengan apa yang kita mau.

Namun apakah benar bahwasanya dunia kerja seindah angan angan ketika masih duduk dibangku sekolah?

1519489819-picsay.jpg

Sebenarnya tidak sepenuhnya demikian.
Salah satu daya tarik mengapa dunia kerja menjadi sangat indah adalah pada saat akhir akhir bulan kita menerima fee atau pembayaran gaji dari hasil kerja kita selama 1 bulan.
Selebihnya karena mendapatkan pengalaman dan teman baru yang nantinya menjadi bekal untuk beberapa tahun kedepan kelak.

Dalam dunia kerja biasanya banyak sekali duka-dukanya.
Seperti Mengenai Waktu Kerja, memang umumnya waktu kerja pada tiap tiap perusahaan ataupun non perusahaan adalah 9 jam sehari, 1 jamnya diambil untuk jam istirahat.
8 jam tersebut nantinya akan menjadi sebuah waktu yang benar benar menguras energi kita, disekolah tiap menit mungkin bisa dijalankan dengan santai. Namun di dunia kerja tiap menit haruslah dihindari dari definisi santai.

Tiap perusahaan atau non perusahaan biasanya tidak mau membuang uang mereka untuk menggaji orang yang berleha leha, maka dari itu menit demi menit akan dibuat menjadi waktu produktif agar menguntungkan bagi si pemberi kerja.

Duka yang lainnya adalah Susahnya Mencari Orang Yang Bisa Dipercaya.

Dalam dunia kerja identik dengan 3 hal diantaranya Tanggung Jawab, Jabatan dan Uang.

Jika semakin tinggi jabatan maka tanggung jawab yang dipegang semakin besar dan tentunya pemasukan dalam hal fee juga tak kalah besar.
Karena 3 alasan ini biasanya orang tidak segan membohongi rekan rekan kerjanya untuk melakukan persaingan yang tidak sehat. Umumnya terjadi saling sikut karena ingin berlomba lomba tampil sempurna di depan bos.

Oleh sebab itu biasanya untuk mencari teman atau orang yang dapat dipercaya haruslah sangat selektif. Karena banyaknya terdapat fenomena orang yang bermuka dua.

Dan yang terakhir adalah Haruslah Menjadi Pribadi Yang Rendah Diri.

Pernah lihat seorang OB ketika dengan mengepel lantai toilet atau membersihkan sesuatu di mall atau ketika disuruh suruh, apa yang kalian pikirkan ketika melihat mereka ? Sedih atau kasian.

Itu adalah contoh dalam menjadi rendah diri, dalam tuntutan pekerjaan kadang membuat seseorang harus turun level harga dirinya beberapa tingkat.
Hal seperti ini nantinya akan dialami bagi semua orang yang masuk dalam dunia kerja.

Jangan pernah berfikir bisa selalu tampil elegan ketika bekerja, karena hal seprti ini cepat atau lambat akan dialami.

Itulah beberapa suka dan duka ketika dalam dunia kerja.
Postingan ini tidak bermaksud memberi gambaran buruk atau menakutnakuti tentang dunia kerja, namun hanya berbagi saja bahwa inilah dunia kerja. Tidak akan seperti yang dibayangkan ketika dibangku sekolah.

Sedikit saran, pada permulaan ketika baru merintis dalam karir bekerja jangan terlalu selektif dalam mencari pekerjaan atau memaksakan mencari pekerjaan sesuai passion karena jika terlalu selektif kita akan kesulitan mencari sebuah pekerjaan karena perusahaan biasanya tidak begitu tertarik dengan orang yang masih muda apalagi belum berpengalaman.
Fokus utama cobalah cari pengalaman dan skill dulu. Ketika sudah dirasa cukup pengalaman baru cobalah cari pekerjaan yang sesuai passion.

Itulah postingan dari ARN BLOG tentang "Lulus Sekolah, Asik Masuk Dunia Kerja".

Sekian Dan Terima Kasih.